×

Mengenal Batik Plumpungan

Mengenal Batik Plumpungan

Batik Plumpungan merupakan salah satu produk batik asal Salatiga. Motifnya khas dan terinspirasi dari Prasasti Plumpungan, sebagai Catatan bersejarah paling penting Kota Salatiga. Ada sejarah cukup panjang hingga Batik Plumpungan dengan berbagai motif yang dihasilkan saat ini, dan beragam motif ini semakin melengkapi portofolio Batik Plumpungan di kancah dunia batik Indonesia.

Motif Plumpungan yang terinspirasi dari prasasti

Dalam batikplumpungan.com disebutkan bahwa Batik Plumpungan bisa dipahami dari beberapa hal, dan ini menjadi penanda untuk membedakannya dengan produk batik dari daerah lain.  Dalam situs tersebut dipaparkan bahwa Batik Plumpungan  merupakan karya seni batik kontemporer. Motif dasarnya ditemukan pada tanggal 23 Juli 2004, malam, didesain dari gambar Prasasti Plumpungan peninggalan Raja Bhanu tahun 750 Masehi.

Batik Plumpungan pada setiap motifnya mempunyai ciri-ciri bergambar dua bulatan berukuran besar dan kecil sedikit lonjong dalam satu kesatuan, bentuk ini apabila dilihat dari sudut pandang atas menyerupai Prasasti Plumpungan 750 Masehi.

Dua gambar bulatan besar dan kecil lonjong ini akan menjadi beraneka ragam motif batik sesuai dengan keinginan, kreatifitas dan imajimasi pendesain dan pembatiknya. Ini bisa dilihat dalam gambar ini.  Ini menjadi dasar pemolaan batik sehingga Plumpungan mempunyai ciri khas yang unik.

Klowongan (Pola)
Gambar Prasasti Plumpungan cukup fleksibel dibentuk aneka ragam motif batik, dapat menyesuaikan penampilan motif batik yang kini banyak jumpai di pasaran. Dapat didesain untuk pola (klowongan-jawa) atau dapat pula untuk isen-isen (pengisi pola). Isen-isen dan pola batik berkembang atas kreasi dan variasi si pembatiknya.

Pola Isen-isen

Kemudian Pola Klowongan diisi dengan beragam pola dan disebut isen-isen atau pola yang plumpungan yang di dalamnya ada isi motifnya.  Secara umum  Motif dasar Batik Plumpungan sebagai hasil karya seni, dapat dikembangkan menjadi aneka ragam motif Batik Plumpungan tanpa meninggalkan identitas asalnya, yaitu adanya dua gambar bulatan besar dan kecil lonjong dalam satu kesatuan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*